Penggila Money Game Pemakan Riba, Tak Pantas Disebut Kyai

By Unknown on Rabu, 19 April 2017

Penggila MOney Game pemakan riba, jelas tidak pantas disebut Kyai. Seperti yang dilakukan segelintir orang di facebook yang mengatasnamakan islam namun doyan riba. Komunitas Khoir yang dimotori oleh Dedy Yanto dan didukung sepenuhnya oleh Isharuddin Sag selaku dewan pembina money game sungguh memalukan. Gerombolan ini menawarkan investasi abal-abal dengan imbal hasil yang fantastis.

Mereka yang mau membenamkan uangnya di gerombolan khoir community akan mendapatkan imbal hasil 25% per bulan selama 12 bulan. Itu janji mereka di awal menerima setoran para korbannya. Namun, saat memasuki bulan kelima mereka sudah tidak dibayar lagi. Dedy yanto kabur, Isharuddin Sag (bukan sarjana agama) menghilang tak lagi bertausiah kepada korban-korbannya.

Inilah hasil penelusuran kami, sepak terjang Isharuddin Sag yang memang sudah lama bermain-main dengan riba. Mulai dari MMM yang telah merugikan banyak orang, dan CSG/Kobas/ILc yang membawa lari uang anggotanya.

Guru dan muridnya kompak bermain money game khoir Community
Isharuddin tergiur ikut MMM juni 2014 dengan tawaran yang menggiurkan dari muridnya yang akhirnya juga diajak menjadi konsultan alias pengepul di khoir community Muhammad Irfan Nadzhirul Haq.

Curhatan galau karena belum dapat cairan dari MMM
Makin galau, MMM nggak cair-cair

Hingga april 2015 masih tanya pencairan juga.
Capek di MMM nyemplung lagi ke money game lainnya. Namanya Compact 500 / CSG /Kobas / ILc yang dalangi Anton Setiawan bersama gerombolan penipu.

Ucapan selamat untuk pemain money game penipu Zewang

Setelah capek ikut money game orang, tidak juga menjadi kaya, maka bersama Dedy Yanto membentuk money game sendiri dengan nama Khoir Community


Sipakah yang sedang dibicarakan tokoh money game ini?
Siapakah yang munafik? Mungkinkah sedang bicara pada diri sendiri?

Astaghfirullahal'adzim!
Selalu bersama dedy yanto bermain money game dalam suka dan duka
Ketika Dedy Yanto kabur, Isharuddin tidak pernah nongol lagi di grup penipuan khoir. Apakah para korbannya tetap diam? Bagaimana dengan janji Dewan Pembina ini soal dana talangan?

Layakkah membanggakan harta yang didapat dengan mengorbankan orang lain menderita kerugian?
Hasil menipu di khoir community isharuddin Sag beli fortuner.


Seperti itukah akhlak orang alim? Sungguh memalukan, pamer barang dari hasil uang riba.

Kalau sekarang Dedy Yanto kabur, bukankah sangat mudah untuk menangkapnya? itu kalau mau. Bukankah Isharuddin dan para konsultan alias pengepul tahu rumahnya di palembang maupun rumah mertuanya di kendal, jawa tengah? Bukahkan Isharuddin pernah diajak ke kendal?

Jahatnya money game tidak kalah hebat dari narkoba. Money game merusak moral, money game menciptakan pemalas, money game menciptakan kegilaan orang pada uang, money game menciptakan penipu-penipu yang tega menipu saudara, famili, teman, sahabat, bahkan orang tua sendiri, money game menghalusinasi orang untuk cepat kaya dengan cara curang dan culas.

Ketika ditanya soal riba, jawabannya: INBOX, kenapa harus inbox? tampaknya ada dusta yang disembunyikan.

"Dosa Riba terkecil, sama dengan berzina dengan ibu kandungnya sendiri"
Komunitas khoir ini jelas riba, ditambah lagi unsur penipuan melalui akad yang bathil. 

Klik Suka dan Bagikan Ke Teman Anda:
Ditulis oleh: Anshori Tayyib Penipuan Khoir Community Updated at : April 19, 2017

{ 4 komentar... read them below or add one }

Halim jaya mengatakan...

Ngaku kiai tapi kerjanx nipu, main judi, makan riba. Duh, isharudin hobi riba.

Unknown mengatakan...

Wah... ulasan nya lengkap sekali

Rokhim Zakir mengatakan...

Dewan pembina pasti taulah posisi babi yanto di mana. tpi nggak mungkin melaporkan krn dia sudah kebagian banyak, uang dah dibagi2 dedy ama isharuddin maling, dn konsultan yang semua sok alim. Dayar kyai MG sukanya makan riba penjudi tuh.

ayamjago0809 mengatakan...

Seperti yang dilakukan segelintir orang di facebook yang mengatasnamakan islam namun doyan riba.

https://www.agensabungayam.site/jadwal-judi-sabung-ayam-13-april-2019/

Posting Komentar